Sejarah Sains (3 Desember): Lampu Neon

Pada 3 Desember 1910, lampu neon yang dikembangkan oleh ahli fisika Prancis,

lampu neon

Georges Claude

, diperkenalkan pertama kali di depan publik dalam acara Paris Motor Show. Cahaya berwarna tersebut dihasilkan melalui arus listrik yang melewati gas tak aktif di dalam tabung kedap udara. Cahaya ini adalah hasil dari ekperimen-ekperimen berpuluh tahun sebelumnya untuk menciptakan alternatif praktis selain lampu pijar.

Lampu neon masuk ke Amerika saat Earle C. Anthony membeli dua lampu seharga 2.400 dolar di Paris dan memasangnya di dealernya di Los Angeles. Gas Neon akan menghasilkan cahaya oranye kemerah-merahan, gas argon akan menghasilkan cahaya ungu, gas argon dan gas mercury akan menghasilkan cahaya biru terang. Lebih dari 150 warna bisa dihasilkan dengan mengombinasikan perbagai macam gas (termasuk gas kripton, xenon, dan helium) dengan fosfor yang membungkus bagian dalam tabung kaca.

Sejak saat itu, dunia pada malam hari berkembang menjadi penuh warna.