Trampolin Berbahaya untuk Anak-anak

Trampolin berpagar pun tak cukup amanTrampolin berbahaya untuk anak-anak dan harus dilarang karena terlalu berbahaya. Demikian hasil studi American Academy of Pediatrics (AAP), sebuah organisasi dokter-dokter spesialis anak di Amerika Serikat. Dari data statistik ada hampir 100.000 kasus cedera akibat bermain trampolin pada 2009 saja.

Bahkan, penambahan jaring-jaring pengaman di pinggir trampolin juga tidak cukup efektif. AAP mengklaim jaring tak membuat banyak memberi perbedaan soal keselamatan, kecuali meninabobokan orang tua dengan perasaan aman palsu.  ”Ini bukan mainan. Ini peralatan (senam). Kami menyarankan Anda tidak menyediakan untuk keluarga atau tetangga Anda. Tapi jika tetap melakukannya, Anda harus sadar risikonya,” papar jubir AAP, Dr Michele LaBotz kepada NBC.

Anak-anak biasanya tidak bermain trampolin sendirian. Menurut National Electronic Injury Surveillance System (NEISS) menunjukkan bahwa 75 persen cedera akibat trampolin terjadi ketika lebih dari satu individu melompat-lompat di satu alat.

Data Statistik di AS:

  • 100.000 cedera yang disebabkan oleh trampolin pada 2009
  • American Academy of Pediatrics mengklaim jaring tambahan tak banyak mengurangi angka cedera
  • 75 persen cedera terjadi ketika lebih dari satu anak melompat-lompat di atas satu trampolin
  • Satu dari 200 cedera trampolin menyebabkan beberapa jenis kerusakan saraf permanen